DI SEBALIK NAMA SHAMSUL ANUAR BIN AHMAD

 

Bersama murabbi PAS Pusat (Al fadhil Al-mursyid Tarbiah Ustaz Yahya Uthman)bersama-ustaz-yahya-uthman-murabbi-pas-pusat

DI SEBALIK NAMA SHAMSUL ANUAR BIN AHMAD

 

TAKRIF SHAMSUL

Shamsul adalah satu kalimat arab yang bererti ‘matahari’. Didalam bahasa Inggeris ia dipanggil sun (star in our solar system and light and heat from this star)[1]. Didalam Alquran menyebut kalimah ‘as-shams’ lebih kurang 45 kali.

1.        Hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: “Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka. ( alkahfi : 86).

2.       Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari[890] itu. ( alkahfi : 90).

3.       Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya (arrahman : 17)

4.       Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh[865]. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat). (isra: 78)

5.       Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu adalah sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Allah. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya. (alkahfi : 17)

6.       Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah. (fusillat : 37)

7.       Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata: “Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar.” Maka tatkala matahari itu terbenam, dia berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. (al-an aam: 78)

8.       Demi matahari dan cahayanya di pagi hari. (assyam : 1)

9.       Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (azzumar : 5)

10.   Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya. (yassin :40)

11.   dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (yassin :38)

12.   Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy[548]. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. (al-a’raf:  54)

13.   Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. (faaathir: 13)

14.   Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (luqman :29)

15.   Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: “Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”, maka betapakah mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar). (al-ankabuut : 61)

16.   Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk, (an-naml: 24)

17.   Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. (al-rad: 2)

18.   Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki. (al-hajj: 18)

19.   Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya. (ambiya: 33)

20.   Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang, (thahaa: 130)

21.   Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak[669]. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. (yunus: 5)

22.   Apakah kamu tidak memperhatikan orang[163] yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). Ketika Ibrahim mengatakan: “Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan,” orang itu berkata: “Saya dapat menghidupkan dan mematikan.”[164]Ibrahim berkata: “Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat,” lalu terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (albaqarah :258)

23.   Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami (nya), (an-nahl: 12)

24.   Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. (Ibrahim :33)

25.   Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan. (arrahman :5)

26.   (Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku[742], sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.”(yusuf :4)

27.   di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan. (al-insaan 13)

28.   Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu, (al-furqan: 45)

29.   Apabila matahari digulung, (at-takwiir:1)

30.   Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (an-an’aam:96)

31.   Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya). (qaaf:39)

32.   dan matahari dan bulan dikumpulkan. (alqiyaamah:9)

33.   Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita? (nuuh:16)

Kalimat ‘ashams’ juga banyak terdapat didalam hadis. Berpuluh-puluh hadis Nabi SAW yang mempunyai kalimat ini, namun begitu, saya tidak dapat nukilkan disini kerana keterbatasan waktu.

Allah s.w.t telah menyebut perkataan al-syams (matahari) dalam al-Quran sebanyak 43 kali. Bahkan terdapat satu surah yang bernama al-syams dalam al-Quran. Firman Allah s.w.t dalam surah al-Syams (91): ayat 1,

وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا   

Maksudnya:

            Demi matahari dan cahayanya di pagi hari.

Ayat 38 surah Yasin menjelaskan peredaran matahari di orbitnya ke tempat yang telah ditetapkan merupakan tanda kekuasaan Allah s.w.t yang maha berkuasa pada setiap sesuatu. Ahli tafsir mentafsirkan perkataanالمستقر  kepada dua iaitu yang pertama tempat (makani) dan kedua masa (zamani). Pendapat pertama menyatakan matahari beredar di tempatnya iaitu di bawah ‘Arasy yang mana bumi mengelilingi matahari. Manakala, pendapat kedua menyatakan matahari akan terus beredar ke tempatnya hingga tibanya hari kiamat.[2]

Hamka dalam tafsirnya, Tafsir al-Azhar menyatakan ayat 38 surah Yasin ini telah dibuktikan oleh ahli falak iaitu matahari beredar sekitar dirinya. (halaman 39)

Pada permulaan penyelidikan, manusia menganggap bahawa matahari adalah statik dan bumi yang mengelilinginya.

Kemajuan penyelidikan menunjukkan bahawa matahari juga beredar di orbitnya, tidak pernah membelok dari jalannya dalam kepantasan 12 mil satu detik menurut ahli falak.

Hal ini membuktikan sifat Allah yang maha berkuasa (al-’Aziz) terhadap makhluknya dan hanya Allah mengetahui (al-’Alim) ke mana arah tujuan matahari dalam peredarannya

Matahari adalah sumber tenaga kepada kehidupan di bumi.

Kewujudannya merupakan anugerah Allah swt untuk melengkapkan bumi bagi menampung kehidupan manusia.

Oleh itu, suatu masa dahulu matahari dianggap sebagai satu sumber kekuatan sehingga mendorong segolongan manusia menyembahnya.

Pemerhatian dan percubaan untuk menyelesaikan misteri beberapa fenomena matahari serta tenaga yang ada padanya merupakan antara aktiviti astronomi yang terawal.

Secara ketaranya, Matahari merupakan jisim yang mengeluarkan tenaga dalam bentuk haba dan cahaya.

Dalam sistem koordinat geosentrik, matahari disifatkan beredar pada satah ekliptiknya pada arah timur. Ini adalah kesan daripada bumi yang bergerak mengelilingi matahari.

Oleh kerana putaran bumi berlaku pada sudut 23.5 darjah daripada paksi tegaknya maka satah ekliptik juga condong pada sudut tersebut.

Pergerakan ini memberi kesan terhadap perubahan musim di bumi setiap tahun.

Matahari ialah pusat sistem suria.

Merupakan objek yang paling besar dalam sistem suria.

Objek-objek lain dalam sistem suria didapati beredar mengelilingi matahari.

Matahari merupakan jisim yang mengeluarkan tenaga dalam bentuk haba dan cahaya.

Penghasilan tenaga ini berlaku akibat peanggaran nukleus hidrogen antara satu sama lain melalui proses yang dinamakan lakuran termonukleus.

Proses yang berlaku ini juga mewujudkan beberapa lapisan matahari.

 

Ciri-ciri Fizikal Matahari

          Jarak  ke Bumi = 1 AU @ 1.5 x 108

          Jejari = 7 x 108

          Jisim = 2 x 1010

          diameter = 1.4 x 10^6 km (~ 100 kali saiz                    bumi)

           isipadu = 1 juta kali isipadu bumi

           berputar pada paksinya = lebih laju pada bahagian khatulistiwa dan perlahan pada bahagian kutub.

Komposisi Kimia Matahari

          Mengandungi :

                                                = 75% Hidrogen

                                                = 24% Helium

                                                = 1% lain-lain

Lapisan dalam matahari :

          Teras : tempat tenaga dijanakan melaui lakuran nukleus. Suhu adalah 15 juta K dan berketumpatan tinggi.

          Zon Sinaran : kawasan di mana tenaga dibawa ke permukaan dalam bentuk foton.

          Zon perolakan : kawasan di mana tenaga dibawa melalui kaedah perolakan.

 

 

Fotosfera

          Permukaan matahari yang kelihatan seperti lapisan awan yang cerah

Kromosfera

          Bahagian paling bawah dalam atmosfera matahari dan kawasan paling sejuk pada matahari.

Zon Peralihan

          kawasan di mana suhu meningkat dengan memdadak dari 50000 K – 500000 K.

Korona

          Boleh dilihat apabila berlakunya gerhana matahari penuh.

          Merupakan bahagian paling luar pada atmosfera matahari.

          Sangat sukar dilihat kerana merupakan gas yang sangat nipis.

          Suhu melebihi 1 juta K iaitu kawasan yang paling panas dalam atmosfera matahari.

          Kawasan yang melebur sehingga berjuta-juta km daripada lapisan fotosfera.

Angin suria

          Aliran terus menerus zarah bercas proton atau neutron yang keluar dari matahari dengan kelajuan yang tinggi.

          Berpunca dari korona matahari yang berkembang  dalam ruang angkasa lebih jauh dari yang dapat dilihat dengan mata kasar.

          Korona bergerak keluar dari matahari kedalam ruang angkasa untuk menghasilkan angin suria.

          Terhambur dari matahari dengan halaju 400km/s.

          Zarah-zarah ini terlaju laju sehingga tidak dapat ditarik oleh tarikan graviti.

          Angin suria bergerak sejauh 100 AU, lebih jauh dari orbit Pluto.

Matahari aktif

Aktiviti-aktiviti apabila matahari aktif :

1)       Granulasi

2)       Tompok matahari

3)       Bilangan tompok matahari  akan berubah

4)       Prominence

5)       Suar suria/solar flare

GRANULASI

           Permukaan gas yang menggelegak dan meruap-ruap disebabkan sel-sel perolakan arus gas panas yang berputar.

TOMPOK MATAHARI

           Kawasan hitam yang wujud di fotosfera matahari akibat suhu permukaannya menjadi rendah.

           Tidak wujud secara solo tetapi berpasangan atau berkumpulan.

           jangka hayat hanya beberapa minggu sahaja.

PROMINENCE

           Pancuran gas yang sebahagian besarnya Hidrogen.

           pancuran gas ini boleh membentuk seperti awan/awan-awan gas pada bahagian atas kromosfera atau di dalam bahagian korona.

           Kelihatan pada atas kromosfera atau korona dalam        matahari.

           Mempunyai ketumpatan yang tinggi dan suhunya rendah daripada persekitarannya.

SUAR SURIA/SOLAR FLARE

          Pencerahan secara tiba-tiba dan seketika di kawasan kecil kromosfera atas atau korona dalam matahari.

          Kelihatan seperti lidah api yang menjulang dan meletus di permukaan matahari.

          Suar suria yang tipikal boleh bertahan 5-10 minit dan mengeluarkan tenaga yang banyak menyamai bom hidrogen.

          Suar suria yang besar boleh bertahan beberapa jam dan boleh mengeluarkan tenaga yang banyak dan mencukupi.

          Suar suria juga memberi kesan kepada bumi iaitu fenomena aorora pada kawasan yang berhampiran kutub bumi.serangan yang tiba-tiba memberi kesan kepda medan magnet bumi.

KESIMPULAN

          Kejadian matahari merupakan antara tanda kekuasaan Allah swt dan kebenaran al-Quran

          Al-Quran telah menjelaskan peredaran matahari lebih 1400 tahun dahulu sebelum ditemui oleh ahli astronomi

          Sebagai hamba-Nya, kita seharusnya bersyukur dengan nikmat matahari kurniaan Allah yang menjadikan alam ini bercahaya pada waktu siang.

 

TAKRIF ANUAR

Anuar adalah jamak daripada kalimat ‘Annur’ yang beerti cahaya. Didalam bahasa English ia dipanggil ‘Light’ (not dark). Didalam Al-quran juga banyak mmenyebut tentang cahaya. Didalam Al-quran juga ada satu surah yang bernama surah ‘An-nur’ iaitu surah  yang ke 24 daripada surah-surah Al-quran.

1.       Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus[1039], yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya)[1040], yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Annur: 35).

2.       Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (alhadid :28)

3.       Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya.” (Asshaf:8)

4.       Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (attahrim:8)

5.       Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (albaqarah:257)

6.       Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun. (annur:40)

7.       Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan (almaaidah:15)

8.       Dan apakah orang yang sudah mati[502] kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan. (al-anaam:122)

9.       Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji (Ibrahim:1)

10.   Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang Shiddiqien[1458] dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.(hadid:19)

11.   Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu.” Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu).” Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. (hadid:13)

12.   (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar.” (hadid :12)

13.   Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Quran) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu. (hadid:9)

14.   Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar- benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (asy-syura:52)

15.   Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan. (azzumar:69)

16.   . Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (azzumar:22)

17.   dan tidak (pula) sama gelap gulita dengan cahaya, (faathir:20)

18.   Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman. (alhazab :43)

Dan banyak lagi ayat-ayat Alquran yang menyebut tentang cahaya (NUR)…

 

BERSAMBUNG…



[1] . university dictionary.

[2] . (Dr.Wahbah Zuhaili, Tafsir al-Munir, hlm 15)

~ oleh ANUAR AHMAD di April 28, 2009.

Satu Respons to “DI SEBALIK NAMA SHAMSUL ANUAR BIN AHMAD”

  1. gapo demo duk ngepek ni sol ..hehehe try takrifkan nama kawe etek..

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: